Dalam dunia keamanan jaringan, istilah hacker dan crecker bukanlah hal yang sing atau terdengar aneh lagi. Bahkan dua kelompok ini lah yang ...
Dalam dunia keamanan jaringan, istilah hacker dan crecker bukanlah hal yang sing atau terdengar aneh lagi. Bahkan dua kelompok ini lah yang banyak mempengaruhi kondisi keamanan jaringan sehinggab sebagian orang menyebut mereka sebagai "Pengendali" keamanan dunia maya. Namun pada pada kenyataannya, tidak banyak dari kita yang dapat memahami pengertian, karakteristik, dan perbedaan dari kedua istilah tadi.
Hacker dan Cracker merupakan dua istilah yang memiliki makna sangat berbeda. Namun kebanyakan dari orang salah mengartikan sehingga seolah-olah sama dan juga merugikan. Jika kita mencoba untuk menelaah dan mencari letak perbedaan antara hecker dan cracker, akan terlihat bahwa mereka memiliki perbedaan yang sangat berbeda dalam tujuan dalam melakukan aksinya.
Hacker lebih bersifat menginformasikan sebuah kelemahan pada suatu sistem dan tidak merusak, sedangkan cracker akan mencari kelemahan tersbut dan bertindak sebagai perusak.
HACKER
Dalam bahasa indonesia, istilah ini disebut sebagai peretas. hacker (peretas) adalah orang yang mempelajari, menganalisis, selanjutnya jika mereka menginginkan maka bisa membuat, memodifikasi, atau bahkan mengekploitasi sistem yang terdapatdi sebuah perangkat komputer seperti perangkat keras dan perangkat lunak komputer.
Hacker juga dapat diartikan sebagai kelompok orang yang tertarik untuk mengetahui secara mendalam mengenai suatu sistem komputer, hardware, mapun jaringan komputer, serta mampu bereksperimen dengannya sehingga dapat memperoleh cara yang lebih baik dalam mengamankan sistem dan juga jaringan.
CRACKER
Kelompok inilah yang membuat citra hacker menjadi buruk. Dapat dikatakan bahwa cracker sebenarnya hanyalah sebuatan lain dari Black Hat Hacker. Mereka akan menggunakan kemampuan mereka untuk mendapatkan akses ke komputer orang lain tanpa diketahui sistem dan kemudian berusaha mendapatkan data rahasia milik korban. mereka sebenarnya juga sama-sama memiliki keahlian dalam bidang sistem dan jaringan komputer bahkan mungkin bisa lebih, namun mereka tidak dapat memanfaatkannya sesuai dengan nilai etika yang ditentukan.
Akan tetapi, bagaimanapun juga boleh dikatak bahwa mereka sangan membantu dan juga berperan penting dalam perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Tanpa cracker sulit disadari betapa tidak amannya dunia maya ini. Merka juga ahli dalam membuat virus, worm, torajan, serta pandai memasang backdoor. Tanpa mereka, dunia tidak akan memerlukan antivirus dan para hacker pun tidak akan terlalu diperdulikan untuk menganalisa keamanan.
Hacker dan Cracker merupakan dua istilah yang memiliki makna sangat berbeda. Namun kebanyakan dari orang salah mengartikan sehingga seolah-olah sama dan juga merugikan. Jika kita mencoba untuk menelaah dan mencari letak perbedaan antara hecker dan cracker, akan terlihat bahwa mereka memiliki perbedaan yang sangat berbeda dalam tujuan dalam melakukan aksinya.
Hacker lebih bersifat menginformasikan sebuah kelemahan pada suatu sistem dan tidak merusak, sedangkan cracker akan mencari kelemahan tersbut dan bertindak sebagai perusak.
HACKER
Dalam bahasa indonesia, istilah ini disebut sebagai peretas. hacker (peretas) adalah orang yang mempelajari, menganalisis, selanjutnya jika mereka menginginkan maka bisa membuat, memodifikasi, atau bahkan mengekploitasi sistem yang terdapatdi sebuah perangkat komputer seperti perangkat keras dan perangkat lunak komputer.
Hacker juga dapat diartikan sebagai kelompok orang yang tertarik untuk mengetahui secara mendalam mengenai suatu sistem komputer, hardware, mapun jaringan komputer, serta mampu bereksperimen dengannya sehingga dapat memperoleh cara yang lebih baik dalam mengamankan sistem dan juga jaringan.
CRACKER
Kelompok inilah yang membuat citra hacker menjadi buruk. Dapat dikatakan bahwa cracker sebenarnya hanyalah sebuatan lain dari Black Hat Hacker. Mereka akan menggunakan kemampuan mereka untuk mendapatkan akses ke komputer orang lain tanpa diketahui sistem dan kemudian berusaha mendapatkan data rahasia milik korban. mereka sebenarnya juga sama-sama memiliki keahlian dalam bidang sistem dan jaringan komputer bahkan mungkin bisa lebih, namun mereka tidak dapat memanfaatkannya sesuai dengan nilai etika yang ditentukan.
Akan tetapi, bagaimanapun juga boleh dikatak bahwa mereka sangan membantu dan juga berperan penting dalam perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Tanpa cracker sulit disadari betapa tidak amannya dunia maya ini. Merka juga ahli dalam membuat virus, worm, torajan, serta pandai memasang backdoor. Tanpa mereka, dunia tidak akan memerlukan antivirus dan para hacker pun tidak akan terlalu diperdulikan untuk menganalisa keamanan.
COMMENTS